Sampaikan Kritik, Pelanggan Bus PO. Laju Prima Disuruh Turun

Sopir dan Kondektur marah intimidasi penumpang dan maki-maki pelanggan bus hingga menyuruh turun penumpang.

Cikande Banten, arbiter.com // Sepasang penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Laju Prima, jurusan Merak – Bojonegoro dengan nomor Boarding: Laju Prima LP192 dengan code tiket agen 8353DB61, sebut saja Paijo, sesuai di pembelian tiket mendapatkan tempat duduk no, kursi 3C dan 3D terlampir. Ketika mengajukan protes dan/atau kritikkan kepada agen bus, Kondektur dan sopir tidak mendapatkan tanggapan yang baik bahkan didamprat makian hingga intimidasi.

Sangatlah disayangkan, ketika naik, saat bus datang di pangkalan agen dan bus berangkat, kritikan yang disampaikan kepada Kondektur dan supir bus pun, juga tidak ditanggapi dengan baik layaknya seorang Penumpang Pelanggan bus atau Konsumen.

-Sopir dan Kondektur marah intimidasi penumpang sebut saja PAIJO dan maki-maki pelanggan bus hingga menyuruh turun penumpang.

-Diduga ada indikasi penelantaran pelanggan dan/atau penumpang bus

Ketika bus berhenti sejenak, terlihat mau masuk tol, kondektur dan sopir menorehkan dan melampiaskan kemarahan atas apa yang disampaikan kritikan tentang keterlambatan pemberangkatan hingga penumpang disuruhnya turun.

Namun demikian, pelanggan bus atau penumpang ‘paijo tidak mau turun karena melihat istrinya sedih dan takut. (Berbeda kalau sendiri).

Kejadian ini terjadi ketika Paijo beserta Istrinya hendak pulang ke Bojonegoro usai bertandang menghadiri acara keluarga yang tinggal di daerah Kampung Ambon, Cikande, Banten.

Seperti tahun bahkan bulan, kadang ia bertandang ke Cikande Banten dan bisa dibilang selalu naik armada (AKAP) bus Laju Prima dari Cikande, Banten.

Namun untuk tahun ini 2026 dibulan Pebruari tanggal 6 tampaknya nasib baik tak berpihak padanya.

Pasalnya, keterlambatan datang dan/atau berangkatnya bus Laju Prima yang dikritik tidak membuahkan hasil hingga ucapan maaf pun tak terdengar.

(Bukankah Pembeli dan/atau Pelanggan atau Konsumen itu raja) yang hal itu dibuktikan oleh perusahaan PO. Armada bus Laju Prima dengan memberikan edaran pengumuman yang ditempel disetiap armada didinding kaca cendela bus tersebut.

-Penyesalan dan tanggungjawab PO perusahaan oto bus

Kritikan hingga kejadian tersebut, Paijo berharap dari pihak perusahaan oto bus PO. Laju Prima dapatnya segera menindaklanjuti kritikan dan kejadian yang sangat merugikan penumpang atau pelanggan dengan memberikan hak jawab. (Teguh.Iw)

Editorial: Korwil Jatim

Pos terkait