Ogan Ilir, Sumsel, Arbiter.online
SMK negeri 1 pemulutan melakukan uji kompetensi keahlian (UKK) tahun pelajaran 2025/2026, Ujian praktik bagi siswa SMK negeri 1 pemulutan untuk mengukur pencapaian kompetensi sesuai standar industri, ujian kompetensi tersebut dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 10-11 Febuari 2026.
Kegiatan ini melibatkan penguji eksternal dari dunia usaha dan dunia industri (DUDI) Penguji Bisnis Retail Eti Agustina dan Satria dari Heypermart PS palembang, Kuliner Anita, S.T.Par.,M.Par, dari politeknik pariwisata Palembang, Akutansi Dr. Dewi Sartika, S.E.,M.Si., Dr. Fitriasuri S.E.,M.M., dari universitas Bina Darma Palembang, Manajemen Perkantoran Yeni Widyanti, S.E.,M.Ak., dari universitas Bina Darma Palembang.
Kepala SMK negeri 1 pemulutan Rahmi Sofiah, S.Pd., M.pd., Menegaskan bahwa UKK tahun ini dilaksanakan untuk menjamin kelulusan, UKK ini bukan sekedar syarat kelulusan melainkan pembuktian bahwa lulusan SMK negeri 1 pemulutan ini siap Kerja, Kompeten, dan profesional dibidangnya masing-masing, dan juga menginginkan siswa- siswi selain berprestasi dan juga terampil untuk menyiapkan kejenjang kerja nantinya.” tegasnya.
Kepala SMK Negeri 1 Pemulutan Rahmi Sofiah, S.Pd., M.Pd., menunjukkan komitmen yang kuat dalam meningkatkan mutu pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Hal ini tercermin dari konsistensi sekolah dalam melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) dengan melibatkan penguji eksternal yang kompeten dan profesional di bidangnya, Secara keseluruhan SMK Negeri 1 Pemulutan layak diapresiasi sebagai institusi pendidikan kejuruan yang terus berupaya meningkatkan standar mutu, memperluas jejaring kemitraan, serta membangun reputasi sebagai sekolah yang unggul dan berkualitas di Kabupaten Ogan Ilir maupun di tingkat provinsi.
Prestasi ini dibuktikan dengan torehan berbagai penghargaan yang diraih oleh siswa SMK Negeri 1 Pemulutan, khususnya di bidang seni tari. Bahkan, salah seorang alumni sekolah ini telah mencatatkan pencapaian luar biasa dengan terdaftar dalam buku kurikulum kesenian dan budaya nasional. (Risqi & Fitri)






