Sumsel, Oku Timur – ARBITER.
Baturaja, 14 Maret 2026 – Laskar Pemuda dan Mahasiswa Kabupaten Ogan Komering Ulu (LPM OKU) mengeluarkan pernyataan keras terhadap PDAM Tirta Raja atas dugaan penyalahgunaan fasilitas dan pengelolaan yang tidak transparan.
LPM OKU menuding PDAM Tirta Raja tidak memanfaatkan rumah dinas yang ada dan malah mengeluarkan biaya untuk menyewa mobil Pajero Sport, padahal perusahaan masih memiliki banyak hutang kepada vendor. Selain itu, LPM OKU juga mempertanyakan perjalanan dinas yang itu diduga tidak sesuai dengan tugas dan fungsi, serta tidak ada undangan yang jelas.
LPM OKU juga mempertanyakan kemampuan direktur PDAM Tirta Raja yang diduga tidak memiliki sertifikat pengelolaan air minum utama, sebagaimana diatur dalam Perda Nomor 9 Tahun 2010.
“Ini adalah bentuk penyalahgunaan wewenang dan tidak transparan dalam pengelolaan PDAM Tirta Raja. Kami menuntut agar pihak terkait segera mengambil tindakan tegas dan transparan dalam pengelolaan perusahaan,” kata perwakilan LPM OKU.
LPM OKU juga mengumumkan bahwa mereka sedang melakukan penelitian dengan menurunkan 200 pemuda dan mahasiswa untuk menyebarkan kuisioner tentang kebijakan ini.
“Ini bukan serangan terhadap individu atau kelompok tertentu, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih,” tambah perwakilan LPM OKU.
PDAM Tirta Raja belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait tudingan LPM OKU. (Red)






