Ogan Ilir,Sumsel,Arbiter.online
Kepolisian Resor (Polres) Ogan Ilir melalui Kepolisian Sektor (Polsek) Muara Kuang mengintensifkan pemantauan serta koordinasi terkait rencana aksi serikat buruh menjelang peringatan Hari Buruh Sedunia atau May Day pada 1 Mei 2026. Langkah ini diambil guna memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum tersebut tetap terjaga. Pada Selasa (28/4/2026) pukul 13.00 WIB, Unit Intelkam Polsek Muara Kuang telah melaksanakan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) untuk memetakan arah pergerakan massa. Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, sejumlah serikat pekerja di wilayah Muara Kuang teridentifikasi akan melakukan aksi di dua lokasi berbeda, yakni Kota Palembang dan pusat perkantoran Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir di Indralaya.
Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan (SP-KEP) dari PT Bumi Sawit Permai (BSP) serta PT Bumi Rambang Kramajaya (BRK) diprediksi mengerahkan sekitar 150 orang menuju Palembang dengan menggunakan bus dan minibus. Di sisi lain, Federasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) dari kedua perusahaan tersebut berencana menggelar aksi di Indralaya dengan estimasi massa mencapai 200 orang menggunakan kendaraan roda empat dan sepeda motor. Kapolsek Muara Kuang, IPTU Rangga Saputra, S.H., M.H., melalui jajaran Intelkam telah melakukan langkah persuasif dan penggalangan terhadap para ketua serikat buruh di wilayahnya. Hasil koordinasi menunjukkan bahwa Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI-SPPP) dan Federasi Serikat Buruh Perkebunan Indonesia (SARBUPRI) memutuskan untuk tidak turun ke jalan pada peringatan May Day tahun ini.
Bagi serikat yang tetap melaksanakan aksi, pihak kepolisian telah mendapatkan komitmen bahwa kegiatan akan berlangsung secara damai dan tertib. Massa yang bertolak ke Palembang dijadwalkan berkumpul di Terminal Indralaya untuk menerima arahan serta imbauan kamtibmas dari Polres Ogan Ilir sebelum melanjutkan perjalanan. Sementara itu, kelompok yang beraksi di Indralaya akan memusatkan kegiatan di Kantor Bupati Ogan Ilir dengan harapan aspirasi mereka dapat diserap langsung oleh pemerintah daerah maupun DPRD Kabupaten Ogan Ilir. Polsek Muara Kuang juga mewaspadai potensi kerawanan, termasuk gangguan arus lalu lintas akibat konvoi kendaraan dan risiko provokasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Monitoring dan koordinasi terus kami lakukan secara intensif, serta menyiapkan langkah pengamanan dan pengawalan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kapolsek Muara Kuang. Selain pengamanan di tingkat sektor, koordinasi vertikal dengan Polres Ogan Ilir juga telah dimatangkan untuk menentukan cara bertindak (CB) yang tepat di lapangan. Hingga berita ini diturunkan, situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Muara Kuang dilaporkan tetap kondusif, sementara kegiatan patroli dan pemantauan terus dilanjutkan secara berkesinambungan hingga hari pelaksanaan aksi.
(Risqi &Fitri)
JELANG MAY DAY 2026, POLSEK MUARA KUANG PETAKAN POTENSI PERGERAKAN MASSA BURUH DI OGAN ILIR






