Ogan ilir,Sumsel,Arbiter.online
Personel Polsek Pemulutan meningkatkan intensitas patroli dan monitoring di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) guna memastikan stabilitas keamanan serta kelancaran distribusi bahan bakar pasca-penyesuaian harga BBM non-subsidi, Selasa (5/5/2026). Langkah proaktif ini diambil untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Pemulutan.
Kegiatan pemantauan yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Pemulutan tersebut menyasar dua titik utama, yakni SPBU 23.306.23 di Jalan Lingkar Selatan, Desa Pegayut, dan SPBU 24.306.184 di Desa Babatan Saudagar. Petugas melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan stok serta memastikan proses pengisian bahan bakar berjalan tertib tanpa adanya penumpukan kendaraan.
Kapolsek Pemulutan, AKP Nugrah Angga Oktari, S.H., menyatakan bahwa monitoring ini merupakan respons cepat kepolisian menyikapi kebijakan penyesuaian harga BBM non-subsidi yang mulai diberlakukan sejak 4 Mei 2026. Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, situasi di kedua lokasi tersebut terpantau aman dan kondusif tanpa adanya tanda-tanda kepanikan masyarakat atau aksi beli berlebih.
Hingga saat ini, stok BBM, baik jenis subsidi maupun non-subsidi, dilaporkan dalam kondisi mencukupi dan distribusi dari depo berjalan tanpa kendala. Tidak ditemukan adanya konsentrasi massa, pemasangan spanduk penolakan, ataupun isu provokatif yang berkembang di tengah masyarakat terkait penyesuaian harga tersebut.
Meski situasi relatif stabil, AKP Nugrah Angga Oktari menegaskan bahwa pihaknya tetap mewaspadai potensi peralihan konsumsi masyarakat dari BBM non-subsidi ke BBM subsidi. Adanya selisih harga yang cukup lebar dikhawatirkan dapat memicu praktik kecurangan seperti penimbunan atau penyalahgunaan alokasi subsidi yang tidak tepat sasaran.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus mengintensifkan patroli rutin, terutama pada jam-jam sibuk, serta memperkuat koordinasi dengan pengelola SPBU. Upaya deteksi dini akan terus dimaksimalkan guna mencegah segala bentuk penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat luas serta mengganggu kondusivitas wilayah.
Melalui kehadiran personel di lapangan, Polsek Pemulutan berharap masyarakat tetap merasa tenang dan aktivitas ekonomi tetap berjalan normal. Pengawasan ketat akan terus dilakukan secara berkelanjutan hingga situasi dipastikan benar-benar stabil pasca-kebijakan penyesuaian harga ini.
(Risqi dan Fitri)
ANTISIPASI DAMPAK PENYESUAIAN HARGA BBM NON-SUBSIDI, POLSEK PEMULUTAN PERKETAT PENGAWASAN SPBU






