Pembukaan Bimtek Membangun Teamwork Tangguh di Kampung Tumo Kedewan, Kabid Disperinaker Etik Sampaikan Laporannya

Bojonegoro Jatim, arbiter.com // Di era pasar yang kompetitif saat ini, kekuatan sebuah usaha tidak hanya bertumpu pada produk individu, melainkan pada solidnya kerja sama di dalam tim.

Olehnya dan dalam rangka mengangkat serta penggalangan pembangunan Sumber Daya Industri produk Industri Kecil Menengah (IKM) dan dalam upaya mengoptimalkan daya saing di wilayah kabupaten Bojonegoro, hingga manca negara, Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Bojonegoro, mengadakan giat bimbingan teknis Teamwork Tangguh.

Kegiatan yang di fokuskan di area Kampung Tumo turut Dusun Tumo, Desa Hargomulyo, Kecamatan Kedewan pada Jum’at tanggal 23 Oktober 2026 mulai pukul 08:30 Wib sampai selesai ini, dihadiri dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Dinperinaker Bojonegoro bapak Mahmudi, S.Sos., M.M

Tampak turut mendampingi Kabid Rahayu Setyati. S.E. MM bersama sejumlah jajaran, dan dihadiri oleh 30 peserta lebih perwakilan IKM se-kabupaten Bojonegoro.

Dalam laporannya panitia Bimtek Kabid, Rahayu Setyati. S.E. MM menyampaikan bahwa dalam rangka mendukung arah kebijakan pembangunan Pemkab diantaranya, Pengentasan Kemiskinan, peningkatan IPM dan lainnya, tanru diperlukan langkah kongkrit mewujudkannya.

Sementara ini jumlah IKM yang menjadi binaan Dinperinaker sejak tahun 2021 hingga 2025 mencapai 2.263 IKM yang bergerak dalam komoditi makanan minuman, kriya dan batik.

Olehnya, giat ini diselenggarakan untuk membekali para pelaku UMKM dan/atau IKM dengan pemahaman dan ketrampilan membangun tim yang solid, adaptif dan berdaya saing.

Hal ini penyelenggara mengacu dengan dasar:

  1. UU Nomor 3 tahun 2014 tentang perindustrian
  2. UU Nomor 6 tahun 2023 tentang cipta kerja
  3. UU Nomor 28 tahun 2021 tentang penyelenggaraan bidang industri
  4. SPA-SKPD APBD tahun 2026 Dinperinaker kabupaten Bojonegoro.

Kang Prio Martono CT. CPS selaku tuan rumah yang juga sebagai Narasumber Bimtek Teamwork Tangguh yang diselenggarakan oleh Disperinaker Bojonegoro tampak memberikan berbagai makalahnya kepada para peserta Bimtek, yang disambut antusias peserta menambah semarak dan terlarut dalam hipnotis kegembiraan yang humanis dari Kang Prio.

Kang Prio juga mengungkapkan bahwa rangkaian Bimtek ini akan mengangkat 10 produk unggulan yang akan diproduksi oleh para peserta IKM se-kabupaten Bojonegoro.

Dalam sambutannya, Kepala Dinperinaker Mahmudi, S.Sos., M.M mengungkapkan pentingnya giat Bimtek ini guna mewujudkan kekompakan, ketangguhan, secara administrasi, tentang Laporan Pertanggung Jawaban yang sistematis sehingga mudah terpantau secara kelompok para pelaku usaha UMKM atau IKM.

Menurutnya langkah secara administrasi yang terfokus pada kelompok yang kuat dan tangguh dapat menghindari kegagalan dalam usaha oleh para pelaku usaha.

“Para pelaku UMKM dan/atau IKM bilamana dilakukan berdasarkan pembukuan secara administrasi yang kuat dan tangguh insyaallah akan berhasil dan semakin maju dan bertambah besar dalam usahanya. Ungkapnya.

Mahmudi juga menjawab atas sejumlah pertanyaan oleh para peserta Bimtek salah satunya terkait pendampingan, bahwa “pendampingan itu Perlu, untuk itu, saya minta pendampingan segera dilaksanakan dan bisa segera dieksekusi hari ini.” Ungkapnya.

Usai brek habis jumatan, giat kemudian dilanjutkan oleh Kang Prio dengan memberikan sejumlah makalah terkait Teamwork yang kuat tangguh dan berkelanjutan.

Diakhir giat usai ramah tamah giat ditutup dengan foto bersama dengan melantunkan semboyan Bojonegoro yakni: Bojonegoro Bahagia, Makmur dan Membanggakan. (Silikon)

Pos terkait