SINERGI LINTAS INSTANSI PERCEPAT PEMULANGAN DUA WARGA OGAN ILIR KORBAN DUGAAN TPPO DI KAMBOJA

​Ogan Ilir, Sumsel, Arbiter.online
Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (Sat PPA-PPO) Polres Ogan Ilir bersama lintas instansi bergerak cepat memfasilitasi pemulangan dua warga Kabupaten Ogan Ilir yang diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja. Langkah konkret ini diawali dengan rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar di Ruang Rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Ogan Ilir, Rabu (22/4/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Asisten I Setda Ogan Ilir, Ibnu Hardi, serta dihadiri oleh perwakilan BP3MI Sumatera Selatan, Baznas Ogan Ilir, Dinas Tenaga Kerja, UPTD PPA, Dinas Sosial, Camat Sungai Pinang, dan Kepala Desa Sungai Pinang. Pertemuan tersebut fokus menyusun strategi pemulangan agar berjalan sesuai prosedur keamanan dan perlindungan warga negara.
Kasat Res PPA-PPO Polres Ogan Ilir, AKP Dr. Try Nensy Nirmalasary, S.H., M.M., menegaskan komitmen kepolisian dalam mengawal kasus ini hingga tuntas. “Penanganan kasus dugaan TPPO ini membutuhkan sinergi semua pihak. Kami dari Polres Ogan Ilir berkomitmen untuk mengawal proses ini hingga korban dapat kembali dengan selamat ke daerah asal,” ujarnya. Penanganan kasus perdagangan orang lintas negara memang memerlukan koordinasi intensif antarlembaga guna memastikan keselamatan fisik maupun psikis para korban selama proses repatriasi berlangsung.
Selain aspek hukum dan birokrasi, bantuan finansial untuk akomodasi pemulangan juga menjadi perhatian utama. Pihak Baznas Kabupaten Ogan Ilir menyatakan kesiapannya untuk menanggung biaya pemulangan para korban. Namun, hal tersebut akan diputuskan melalui mekanisme rapat internal organisasi sebagai bagian dari kepatuhan terhadap prosedur penyaluran bantuan. Dukungan ini diharapkan mampu memangkas kendala administratif yang sering menghambat pemulangan warga dari luar negeri.
AKP Try Nensy juga menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan kepedulian seluruh elemen pemerintahan yang terlibat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait yang telah membantu dan menunjukkan kepedulian dalam upaya pemulangan warga kami. Sinergi ini sangat berarti dalam mempercepat proses penanganan dan perlindungan terhadap korban,” tambahnya. Hingga saat ini, situasi koordinasi dilaporkan berjalan kondusif. Pemerintah daerah dan kepolisian terus memantau perkembangan di lapangan guna memastikan dua warga Sungai Pinang tersebut segera menginjakkan kaki kembali di tanah air.
(Risqi & Fitri)

Pos terkait