KELANG, KEMBALI TERJADI KELANGKAAN BBM DI DESA TANJUNG BULAN

Ogan Ilir,Sumsel,Aribter.online
Kelangkaan BBM jenis Pertamax dan Pertalite kembali terjadi di Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, yang berlangsung selama dua hari terakhir. Situasi ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat karena mengganggu aktivitas sehari-hari warga. Berdasarkan informasi dari Kepala Desa Tanjung Bulan, Jamil, warga bahkan berencana melakukan aksi protes ke Stasiun Pengumpul (SP) Ogan PT Pertamina Desa Tanjung Bulan sebagai bentuk kekecewaan akibat sulitnya memperoleh BBM.
Menyikapi hal tersebut, Kapolsek Muara Kuang IPDA Harry Setiawan, S.H., M.H., bersama personel melakukan monitoring dan penggalangan guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Pada Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, Kapolsek Muara Kuang didampingi personel Subsektor Rambang Kuang dan mendapat dukungan dari Unit II Sat Intelkam Polres Ogan Ilir melakukan langkah-langkah penggalangan kepada masyarakat melalui Kepala Desa Tanjung Bulan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Kepala Desa Tanjung Bulan juga menyatakan siap membantu menjaga kondusivitas wilayah selama kebutuhan BBM masyarakat dapat terpenuhi. Selain itu, Kapolsek Muara Kuang juga melakukan koordinasi dengan Sat Intelkam Polres Ogan Ilir untuk berkomunikasi dengan pihak Pertamina Patra Niaga agar distribusi BBM ke Pertashop Desa Tanjung Bulan dapat diprioritaskan mengingat tingginya kebutuhan masyarakat.
Kapolsek bersama personel juga melakukan monitoring ke Stasiun Pengumpul (SP) Ogan Pertamina Zona 4 Prabumulih yang sebelumnya direncanakan menjadi titik berkumpul warga. Hasil monitoring menunjukkan situasi dalam keadaan aman dan kondusif, tanpa adanya aktivitas massa. Sekira pukul 17.10 WIB, kendaraan tangki Pertamina berkapasitas 5.000 liter akhirnya tiba membawa BBM jenis Pertamax, dengan alokasi sebanyak 3.000 liter untuk Pertashop Desa Tanjung Bulan dan sisanya untuk Pertashop di wilayah lain.
Kelangkaan BBM diduga terjadi karena pemasok pengecer yang biasa menyuplai BBM ke warung-warung dalam beberapa hari terakhir tidak melakukan distribusi. Sementara masyarakat di wilayah tersebut sangat bergantung pada Pertashop karena di wilayah hukum Polsek Muara Kuang belum terdapat SPBU. Untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan serupa di desa lain, Kapolsek telah memerintahkan personel Intelkam dan Bhabinkamtibmas agar terus melakukan monitoring di desa-desa serta segera melaporkan apabila ditemukan indikasi kelangkaan BBM. Selain itu, Unit Reskrim juga diperintahkan melakukan penyelidikan apabila ditemukan dugaan penimbunan BBM. Hingga saat ini situasi di Desa Tanjung Bulan tetap aman, tertib, dan kondusif, sementara patroli dan monitoring terus dilaksanakan oleh personel Polsek Muara Kuang.
(Risqi dan fitri)

Pos terkait