Ogan Ilir, Sumsel, Arbiter.online
Pemerintah Desa Babatan Saudagar, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, menunjukkan komitmen nyata dalam menekan angka stunting melalui penyelenggaraan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) secara berkala. Agenda rutin bulanan bagi ibu dan anak tersebut kembali dilaksanakan dengan tertib pada Selasa (11/6/2026), melibatkan kerja sama lintas sektor demi mengoptimalkan pelayanan kesehatan di tingkat desa.
Kegiatan intervensi kesehatan ini dikoordinasikan langsung oleh Kepala Desa Babatan Saudagar bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), bidan desa, serta kader Posyandu. Sinergi tersebut diperkuat oleh kehadiran tim medis dari Puskesmas Pegayut yang bergerak di bawah naungan Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir.
Kepala Desa Babatan Saudagar, Muhamad Syafik, AS, mengapresiasi tinggi kesadaran warga yang berbondong-bondong memadati lokasi kegiatan. Menurutnya, antusiasme yang luar biasa ini menjadi modal utama keberhasilan program pemantauan tumbuh kembang anak di wilayahnya, yang mana pelaksanaannya terus dijadwalkan secara konsisten setiap tanggal 11.
“Kegiatan Posyandu ini sangat bagus. Antusiasme masyarakatnya luar biasa, dan Posyandu ini dilaksanakan pada tanggal 11 setiap bulannya,” kata Muhamad Syafik, AS. Ia pun menyisipkan harapan agar alokasi dana desa pada tahun-tahun mendatang dapat lebih dioptimalkan dan diprioritaskan untuk menyokong pembiayaan program kesehatan masyarakat seperti ini.
Senada dengan hal itu, Bidan Desa Babatan Saudagar, Eva Jadida, A.M.Keb., menyatakan rasa puasnya atas kelancaran pelayanan tanpa adanya kendala atau keluhan dari warga. Penyaluran bantuan gizi cuma-cuma berupa susu dan makanan tambahan dinilai menjadi daya tarik sekaligus solusi konkret bagi pemenuhan nutrisi balita, ibu hamil, maupun ibu menyusui.
“Alhamdulillah, kegiatan Posyandu ini berjalan sesuai harapan karena tidak ada keluhan dari masyarakat. Warga merasa puas dengan adanya pembagian susu gratis dan makanan tambahan. Kinerja para kader serta petugas puskesmas juga sangat luar biasa,” tutur Eva Jadida sembari mengimbau warga agar tetap konsisten menjaga semangat kehadiran ke Posyandu.
Penyelenggaraan Posyandu ini menerapkan alur pelayanan yang sistematis guna memastikan keakuratan data kesehatan anak. Setiap peserta wajib melewati tahapan registrasi, dilanjutkan dengan pengukuran berat badan, tinggi badan, pemeriksaan suhu tubuh, hingga pengukuran lingkar kepala serta lengan balita sebelum akhirnya menerima paket biskuit, susu, dan pangan bergizi lainnya.
Hadir memantau langsung jalannya kegiatan di lapangan antara lain Kepala Desa Muhamad Syafik, AS; Bidan Desa Eva Jadida, A.M.Keb.; Ketua TP PKK Desa Babatan Saudagar Ramena; Petugas Puskesmas Pegayut Musmulyadi; serta didukung penuh oleh seluruh kader Posyandu desa setempat.
(Risqi dan Fitri)
CEGAH STUNTING SEJAK DINI, PEMDES BABATAN SAUDAGAR KONSISTEN GELAR POSYANDU BULANAN PER TIAP TANGGAL 11






