Diduga Mangkrak, Jembatan Desa Tangsi Duren Habiskan Rp500 Juta, Masyarakat Geruduk, LSM Minta Audit Dana Desa

KEPAHIANG – Arbiter.com — Pembangunan infrastruktur jaringan jembatan di Desa Tangsi Duren, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, kini menjadi polemik hangat di tengah masyarakat. Proyek yang diklaim telah menghabiskan anggaran mencapai Rp500 juta itu diduga mangkrak dan belum memberikan manfaat nyata bagi warga.

Kegelisahan itu disampaikan langsung oleh tokoh masyarakat setempat saat ditemui di lokasi pada Minggu, 2 Agustus 2026. Menurut mereka, pembangunan tersebut sejauh ini tidak memiliki asas manfaat yang dirasakan warga, padahal dana yang digelontorkan tergolong besar dan bersumber dari anggaran publik.

“Sudah menghabiskan dana ratusan juta rupiah, namun sampai saat ini belum ada hasil yang nyata dan bermanfaat bagi masyarakat. Kami sangat keberatan dan mempertanyakan kejelasan anggaran tersebut,” ungkap salah satu tokoh masyarakat.

Polemik ini kian memanas seiring kurangnya transparansi pengelolaan anggaran. Sejumlah warga mulai mempertanyakan realisasi fisik pekerjaan serta kesesuaiannya dengan anggaran yang direncanakan.

LSM Provinsi Bengkulu Desak Audit Fisik & Administrasi

Merespons keresahan yang meluas, salah satu LSM di Provinsi Bengkulu secara resmi meminta instansi berwenang untuk segera melakukan audit menyeluruh, baik secara fisik maupun administrasi terhadap pengelolaan Dana Desa Tangsi Duren.

LSM tersebut menilai pengelolaan anggaran di Desa Tangsi Duren kurang transparan dan perlu ditelusuri secara mendalam untuk memastikan setiap rupiah dana rakyat digunakan sesuai peruntukan dan ketentuan yang berlaku.

“Kami meminta pemerintah Kabupaten Kepahiang melalui Inspektorat dan pihak terkait segera turun ke lapangan. Lakukan pengecekan fisik bangunan dan verifikasi administrasi anggarannya. Jangan sampai dana yang seharusnya untuk kemajuan desa justru menghilang tanpa hasil,” tegas perwakilan LSM tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Desa Tangsi Duren maupun pihak terkait. Masyarakat berharap persoalan ini segera ditindaklanjuti secara transparan dan akuntabel demi kepentingan bersama.

Laporan: Tim Redaksi Arbiter.com

Pos terkait